Pasca Banjir, Kerusakan Mulai Dilakukan Pendataan

  • Whatsapp

MARTAPURA,- Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H.M Hilman pimpin rapat koordinasi Penanganan Tanggap Darurat dan Pasca Banjir di Kabupaten Banjar, di Aula Barakat Lt.2 perkantoran Setda Banjar Martapura, Jum’at ( 29/01/ ) pagi.

H. M Hilman menjelaskan, saat ini masih dalam kondisi tahap tanggap darurat bencana banjir yang melanda Kabupaten Banjar, hampir 60% wilayah terdampak banjir dan 19 kecamatan yang terdiri dari 207 desa terdampak banjir.

Bacaan Lainnya

“Pada saat tanggap darurat ini dilakukan pendataan kerusakan dan kerugian dampak dari bencana banjir yang melanda wilayah kita, pada saat ini sisa 11 kecamatan dan 100 desa yang masih tergenang air, untuk daerah yang tidak tergenang atau kering sudah kelihatan kerusakan-kerusakannya,” ujarnya.

H. M Hilman mengatakan, kerusakan dan kerugian tersebut berdampak pada sanitasi air bersih, fasilitas pendidikan, fasilitas kantor, fasilitas keagamaan, fasilitas kesehatan, kawasan pertanian dan UMKM.

Oleh sebab itu,  Sekda Banjar meminta sesuai dengan tugas dan fungsinya setiap SKPD diminta untuk mendata kerusakan-kerusakan berbagai sektor yang terdampak bencana banjir.

Lebih jauh dikatakannya, setelah tahap tanggap darurat bencana kemudian memasuki tahap pasca bencana dengan dilakukannya kegiatan pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi bersama Tim di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Banjir Kabupaten Banjar.

“ hal tersebut dapat membantu atau meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir sehingga kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan normal kembali,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *