Kampanye Dilarang Kumpulkan Massa

  • Whatsapp

Martapura – Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar kembali menggelar Rapat Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Mahligai Sultan Adam Martapura Lantai I, Selasa (6/10/2020) siang. Pada rapat dipastikan, bahwa pasangan calon bupati dan wakil bupati Banjar dilarang untuk mengadakan kegiatan yang mengumpulkan massa.

“Pada Peraturan KPU (PKPU) No 13 tahun 2020 sudah dijelaskan bahwa partai politik atau gabungan partai politik pasangan calon tim kampanye atau pihak lain dilarang melaksanakan kegiatan lain sebagaimana yang dimaksud dalam hal ini yaitu rapat umum, kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya dan konser musik juga kegiatan olahraga seperti gerak jalan santai atau sepeda santai,” jelas Ketua KPU Kabupaten Banjar Muhaimin.

Bacaan Lainnya

Dikatakan, sebagai penyelenggara pilkada, pihaknya tentu ingin sukses dan lancar tapi juga ingin masyarakat Kabupaten Banjar terjaga kesehatannya. “Saat ini kita sedang melaksanakan tahapan kampanye, dan kita tidak ingin dari kampanye di masa covid-19 ini berujung pada tidak terjaganya keselamatan masyarakat,” imbuh Muhaimin.

Dandim 1006 Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto yang hadir di rapat menyampaikan pilkada tetap harus berjalan, tetapi di sisi lain keselamatan masyarakat dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
Dandim 1006 Martapura mengajak kepada Stakeholder terkait untuk menerapkan protokol kesehatan. “Mari kita sebagai keluarga di Kabupaten Banjar ini saling bahu-membahu, bantu-membantu dan kita buat koridor yang bagus sehingga pilkada berjalan tetapi keselamatan masyarakat yang paling utama,” ajaknya.

Pada rapat juga hadir Sekda Banjar, Kaban Kesbangpol, Dandim 1006/Mtp, Wakapolres Banjar, Wakapolres Banjarbaru, Wakasatpol PP, Ketua Kpu, Ketua Bawaslu, dan Perwakilan dari Dinkes Kabupaten Banjar.

Sekda Banjar HM Hilman mengatakan dengan situasi dan kondisi yang sangat dinamik pada saat pelaksanaan pilkada serentak, penyelenggaraan tahapan-tahapan harus aman terhadap Covid-19.
“Aturan ketentuan itu sangat dinamis dan juga kita perlu mengharmonisasikan antara penyelenggara pilkada dalam hal ini KPU, Bawaslu dengan pendukung lainnya terkait dengan pengamanan ada dari Polres dan juga dari Kodim 1006 Martapura, serta dari Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

Pilkada di Kabupaten Banjar sendiri diikuti oleh tiga pasang calon yakni dua paslon yang diusung oleh partai politik dan satu paslon yang melalui jalur indevenden. (PN-005)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA