Hindari Klaster Baru, Prokes Covid-19 Tetap Diterapkan di Bulan Ramadan

  • Whatsapp

MARTAPURA,- Memasuki hari ketiga dibulan suci Ramadan 1442 Hijriah, penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Kecamatan Aranio terus dijalankan. Karena di akui, antusias masyarakat yang melakukan ibadah dibulan Ramadan cukup tinggi, terutama untuk salat tarawih berjamaah disetiap malamnya.

Demikian diungkapkan Kapolsek Aranio Iptu Popo Hartopo, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Tiwingan Lama Dedy Wira Permana saat gelaran talkshow Polisi Menyapa di Radio Suara Banjar, Kamis ( 15/04 ) siang.

Bacaan Lainnya

Menurut Popo tidak ada kendala yang dihadapi pihaknya dalam melakukan operasi yustisi yang dilakukan pagi siang dan malam. Pihaknya tetap memberikan imbauan kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga kesehatan, dan jangan sampai kegiatan ibadah berjamaah tersebut menjadi cluster baru.

“ kita tetap memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan pemerintah, tidak ada kendala, ini berkat kerjasama yang baik dengan semua pihak termasuk bhabinkamtibmas, bhabinsa, kepala desa dan relawan lainnya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Sementara itu Bhabinkamtibmas Desa Tiwingan Lama Dedy Wira Permana mengatakan, Tiwingan Lama merupakan tujuan wisata dimana banyak pengunjung yang datang terutama yang punya hobby memancing. Lokasi tersebut menjadi tujuan mancing mania terlebih pada akhir pekan, Jumat, Sabtu dan Minggu. Untuk antisipasi penyebaran Covid-19, Protokol kesehatanpun diberlakukan bagi pengunjung.

“ saya sering melakukan koordinasi dengan aparat desa dan petugas jaga pos, untuk selalu mengingatkan kepada para pengunjung untuk selalu mentaati prokes, jika tidak maka dilarang untuk berkunjung,” ujarnya.

Selain tempat tujuan wisata yang menjadi kerumunan banyak orang, di Tiwingan Lama juga terdapat pasar yang digelar satu kali dalam sepekan, yakni tiap hari Kamis. Para pedagang yang berasal dari luar desa juga menjadi perhatian pihaknya untuk penerapan prokes Covid-19.

Selain membahas tentang prokes Covid-19, talkshow tersebut juga membahas tentang Operasi Keselamatan Intan 2021, Operasi Sikat 2021, Pemungutan Suara Ulang ( PSU ) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan 9 Juni, serta Pilkades Serentak 24 Mei mendatang.

Meski memiliki jumlah personil hanya 11 orang, Popo Hartopo optimis bisa menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah hukumnya, dan siap mensukseskan Pilkades Serentak, serta penegakan hukum penyakit masyarakat.

“ Operasi sikat atau Operasi Penyakit Masyarakat, seperti sajam, penyalahgunaan narkoba, dimulai 12 hingga 25 April nanti, Kalau kedapatan, otomatis kita dari pihak kepolisian akan melakukan tindakan sesaui dengan hukum yang berlaku,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA