Dinilai Baik Atasi Covid-19, Kabupaten Banjar Terima DID Rp15,5 M

  • Whatsapp

Martapura- Menteri Keuangan RI, memberikan dana pemulihan ekonomi berupa Insentif bagi Pemerintah Daerah yang dinilai baik dalam penanganan Covid -19. Salah satunya adalah Pemerintah Kabupaten Banjar.
Dana Insentif Daerah (DID) yang digelontorkan Kementerian Keuangan ke Pemerintah Kabupaten Banjar, sebesar Rp15,5 milyar.
Dana tersebut akan digunakan untuk mengatasi covid 19, yang saat ini masih berlangsung.

Rapat Koordinasi Pemulihan Ekonomi Melalui Dana Insentif Daerah, dilangsungkan Selasa (29/9/2020) di kantor BPKAD Banjar. Rapat dipimpin oleh Sekda Banjar H Mokhammad Hilman.
Dikatakan Hilman, Dana Insentif Daerah (DID) digunakan dalam penanganan Covid -19. “Selain dari sektor kesehatan, penggunaan DID juga diprioritaskan untuk mendorong pemulihan ekonomi di daerah, termasuk mendukung industri kecil, usaha mikro kecil dan menengah, serta bidang pertanian dan perikanan,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Sekda menjelaskan DID diberikan kepada daerah tertentu berdasarkan indikator dinilai berkinerja baik dalam penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVJD-19).
“Kita tengah menyusun strategi percepatan realisasi yang tepat sasaran dalam pemulihan ekonomi nasional,” ucapnya.
Kepala Bappedalitbang Galuh Tantri Narindra menambahkan, telah mengkaji sektor mana saja yang termasuk dipenggunaan dana insentif ini.
“Paling besar adalah untuk pemulihan ekonomi kemudian disusul sektor pertanian. Diharapkan dari kedinasan mendukung acuan sektor yang menjadi skala prioritas,” ungkapnya.

Rakor Pemulihan Ekonomi melalui Dana Insentif Daerah dihadiri Kepala BPKAD Achmad Zulyadaini, Kepala Bappedalitbang Galuh Tantri Narindra, Inspektur Kabupaten Banjar Kencanawati, Kepala Pelaksana BPBD H Irwan Kumar, Kepala Dinas Perikanan Riza Dauly, dan beberapa kepala dinas terkait yang diprogramkan di Dana Insentif Daerah. (PN-005)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CAPTCHA